apeljitu Pelatih Arema evaluasi performa pemain usai ditumbangkan Bali United
Malang,apeljitu Jawa Timur (ANTARA) - Pelatih Arema FC Marcos Santos menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap performa pemain usai tim asuhannya dikalahkan Bali United dengan skor 4-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat malam.
Marcos, dalam sesi konferensi pers di Stadion Kanjuruhan, mengatakan secara keseluruhan para pemainnya memang tampil tak cukup baik saat babak pertama, sehingga Bali United sanggup mencetak dua gol.
"Penampilan kami di pertandingan babak yang pertama kami kurang, ini menyulitkan. Tapi di babak kedua kami bisa bermain bagus" kata Marcos.
Dua gol Bali United pada babak pertama disumbangkan oleh melalui Teppei Yachida pada menit ke-22 dan Diego Campos pada menit ke-66.
Baca juga: Bali United permalukan tuan rumah Arema FC 4-3
Marcos tak memungkiri penampilan anak asuhnya dalam beberapa pertandingan di babak pertama cenderung tidak maksimal, sebab Arema FC acap kali kecolongan gol krusial.
Hal serupa terlihat ketika Arema FC harus tumbang 3-1 melawan tuan rumah Borneo FC.
Pada pertandingan itu, Borneo FC sanggup mencetak gol pada menit ke-7 melalui Caxambu dan Villa pada menit ke-26 serta menit ke-42.
Lalu ketika melakoni partai tandang lainnya melawan Madura United, Arema FC harus kecolongan oleh gol Brandao pada menit ke-45+1.
Baca juga: Madura United kalahkan Arema FC 1-0
Marcos berharap upaya perbaikan mampu mendongkrak performa sekaligus mental pemain untuk menatap laga ke depan. Dia ingin pemain Arema FC tampil konsisten sejak awal hingga akhir pertandingan.
"Harus siap dan fokus untuk mengembalikan mental pemain sehingga mampu tampil lebih baik," ujar dia.
Sementara itu, Pemain Arema FC Julian Guevara menyampaikan hal serupa. Dia dan rekan-rekannya gagal tampil baik sehingga bisa langsung kebobolan dua gol.
Menurutnya, semua pemain harus bersama-sama bangkit dan melanjutkan perjuangan sehingga bisa membawa Arema FC menembus papan atas.
"Aku sebagai pemain senior punya tanggung jawab untuk itu. Kami (sebagai pemain) juga tahu bahwa ada masalah (performa) di tiga pertandingan," tutur pemain berkebangsaan Kolombia ini.
Baca juga: Arema FC rekrut bek Walisson Maia untuk tambah kedalaman skuad
Pewarta: Ananto Pradana
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
(责任编辑:politik)
- ·Indonesia menghuni Grup A di Piala AFF U17 2026 bersama Vietnam
- ·SIWO PWI Pusat kecam intimidasi ofisial Malut United terhadap wartawan
- ·PWI kecam dugaan intimidasi wartawan pada laga Malut lawan PSM
- ·PSSI soroti kasus rasisme dan ingatkan larangan suporter tandang
- ·Thailand hancurkan Malaysia, antar Indonesia lolos ke semifinal
- ·Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic
- ·Persijap vs Persis berakhir imbang tanpa gol
- ·Penjualan tiket FIFA Series 2026 dibuka, mulai Rp150 ribu
- ·Garnacho: Laga kontra Wrexham salah satu yang tersulit bagi Chelsea
- ·TVRI: Antusiasme Piala Dunia 2026 terus terasa
- ·Pelatih Arema evaluasi performa pemain usai ditumbangkan Bali United
- ·Fabio Lefundes soroti fasilitas dan jadwal liga saat Ramadan
- ·PSSI soroti kasus rasisme dan ingatkan larangan suporter tandang
- ·Milo sebut Persis butuh satu permainan terbaik untuk menang
- ·Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic
- ·Libas Persebaya 5
- ·TVRI: Antusiasme Piala Dunia 2026 terus terasa
- ·Barba bertekad lanjutkan tren positif Persib Bandung di GBLA
- ·TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
- ·Beckham sebut rekor positif di kandang jadi modal berharga vs Persik














